Halaman kategori ini punya 7 tool. Semuanya fungsinya sama: kamu isi data kegiatan, tool menyusunkan prompt, lalu prompt itu kamu tempel ke AI (Claude, ChatGPT, Gemini, dll) untuk dijadikan artikel.

Form di tiap tool dimuat lewat JavaScript, jadi saya tidak bisa melihat nama kolomnya satu per satu. Panduan ini saya susun dari deskripsi tiap tool. Kalau label kolom di layarmu sedikit beda, ikuti saja yang tampil.

Langkah dasar (berlaku untuk semua tool)

1. Pilih tool yang sesuai jenis artikel
Buka kayxavier.id/tools atau halaman kategori Artikel Kampus, lalu klik tool yang cocok (lihat tabel di bawah).

Tool

Dipakai untuk

Bahan yang perlu disiapkan

Event

Berita kegiatan

Tanggal, penyelenggara, jalannya acara, hasil

Inspirasi

Kisah inspiratif sivitas

Perjalanan, tantangan, tindakan, dampak nyata

Kerja Sama

Berita kemitraan

Dokumen (MoU/PKS), ruang lingkup, manfaat, langkah berikutnya

Layanan

Penjelasan layanan kampus

Siapa yang bisa pakai, persyaratan, langkah akses, kanal resmi

Penelitian

Artikel hasil riset

Temuan, metode singkat, dampak yang realistis

PKM

Pengabdian masyarakat

Kebutuhan warga, kegiatan, hasil yang teramati

Prestasi

Berita prestasi

Nama ajang, peringkat, proses, bukti (sertifikat/piagam)

2. Pastikan JavaScript aktif
Kalau formnya tidak muncul dan hanya ada tulisan “Tool ini membutuhkan JavaScript”, aktifkan JavaScript di browser lalu refresh.

3. Siapkan bahan dulu sebelum mengisi
Kumpulkan data mentah: rilis acara, notulen, nama narasumber, tanggal, angka, dokumen. Mengisi form jadi cepat kalau bahannya sudah ada.

4. Isi form dengan data yang faktual
Tulis apa adanya dan spesifik, misalnya “12 Oktober 2026”, bukan “beberapa waktu lalu”. Kalau ada data yang belum pasti, kosongkan saja, jangan ditebak. Prompt yang dihasilkan hanya sebagus data yang kamu masukkan.

5. Generate dan salin prompt
Klik tombol untuk menyusun prompt, lalu salin hasilnya.

6. Tempel ke AI pilihanmu
Buka Claude atau AI lain, tempel prompt, lalu kirim. Kamu akan mendapat draf artikel.

7. Cek dan revisi sebelum terbit
Periksa nama, gelar, tanggal, angka, dan kutipan. Kalau gayanya kurang pas, minta AI revisi, misalnya: “Buat lebih santai, paragraf pembuka lebih singkat.” Revisi bertahap seperti ini biasanya lebih efektif daripada menulis ulang prompt dari nol.

Tips supaya hasilnya bagus

  • Jangan melebih-lebihkan. Tool Penelitian dan PKM memang dirancang agar temuan dan dampak tidak dilebihkan, jadi isi sesuai kenyataan.

  • Satu artikel, satu tool. Jangan campur data event dan prestasi dalam satu form.

  • Simpan prompt yang hasilnya bagus. Bisa dipakai lagi sebagai template untuk kegiatan serupa.

  • Tetap edit manual. Bagian pembuka dan penutup biasanya paling perlu dipoles supaya terdengar seperti tulisan manusia.